Minggu, 09 Maret 2014

Kunci Sukses Mencapai Cita-cita

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِ الْعَالَمِيْن وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُوُرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَفِ لْاَنْبِيَاءِوَالَمُرْسَلِيْن سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِهِ وَ صَحْبِهِ اَجْمَعِيْن اَمَّا بَعْدُ
Hadirin Rohimakumullah.
Kunci sukses menurut Al-Qur’an surat Ali Imran [3], ayat 160, yang artinya,“Jika Allah menolongkamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkankamu, jika Allah membiarkankamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolongkamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal”.
Alangkah indah dan mengesankan kalau kita meyakini satu hal bahwa tiada kesuksesan sesungguhnya Allah Azzawa Jallalah yang menolong segala urusan kita. Dengan kata lain apabila kita meraih tangga kesuksesan maka segala aspek yang berkaitan dengan dimensi sukses itu sendiri harus disandarkan pada satu prinsip yakni sukses dengan karena pertolongan Nya. Inilah yang dimaksud dengan fondasi yang harus diperkokoh sebelum kita membangun dan menegakkan menara tonggak kesuksesan.
Hadirin Rohimakumullah.
Kunci sukses disini saya singkat menjadi “AKU”…………
A = Ambisi, (Keinginan yang kuat untuk mewujudkan cita-cita)
Jadi, Jika ,seseorang mempunyai suatu cita-cita harus mempunyai keinginan yang kuat agar cita-cita itu bisa terwujud, tapi juga harus disesuaikan dengan usaha yang kita lakukan. Misalnya, seseorang mahasiswa ingin menyelesaikan studi tepat waktu dan dengan nilai yang memuaskan, keinginan itu bisa tercapai apabila ia bertekad untuk bersungguh-sungguh dalam belajar serta mempersiapkan fisik dan fikiran dengan baik lalu meningkatkan kuantitas dan kualitas belajar sedemikian rupa.
Hadirin Rohimakumullah.
K = Keinginan, (Keinginan tersebut harus di sesuaikan dengan  kemampuan)
Jadi, kalau kita mempunyai suatu keinginan itu harus sesuai dengan kemampuan kita, misalnya, kalau kita ingin menjadi dokter, tapi sekolahnya di pertanian, Nyambuung apa Nyambuung.. Padahal kalau dia jadi dokter dia juga takut sama Jarum, Darah, Mayat,,, maka dari itu suatu keinginan kita harus disesuaikan dengan kemampuan kita. Tidak bisa kita memaksa keinginan kita yang tadinya ingin menjadi dokter yang ada malah terjadi dokter gadungan, terus membuka mal praktek gadungan, sehingga terjadi kematian setelah itu kita masuuk penjara. Naudzubillah..
            U = Usaha dan Do’a, (Usaha yang disertai do’a, akan menjadi orang yang bersyukur. Do’a yang tanpa disertai usaha akan menjadi hampa)
Para hadirin Rohimakumullah, kalau kita sudah berusaha dan juga disertai dengan do’a kita akan menjadi orang yang bersyukur serta bahagia, tetapi kita juga harus bersabar dalam menjalaninya. Dalam hadits dijelaskan “Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah do’a”. (HR. athTabrani). “Berjuang-berjuang, sekuat tenagaa, Tapi jagan lupaa, perjuangan harus pula disertai do’a”.. Dan juga ditegaskan lagi dalam Al-Qur’an….
$ygƒr'¯»tƒ z`ƒÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qãYÏètGó$# ÎŽö9¢Á9$$Î/ Ío4qn=¢Á9$#ur 4 ¨bÎ) ©!$# yìtB tûïÎŽÉ9»¢Á9$# ÇÊÎÌÈ  
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (Al Baqarah[2]: 153)
Sedangkan kalau kita berdo’a tanpa disertai usaha akan menjadi hampa, seperti yang di jelaskan pada surat Ar-Ra’d [13]: 11
žcÎ) ©!$# Ÿw çŽÉitóム$tB BQöqs)Î/ 4Ó®Lym (#rçŽÉitóム$tB öNÍkŦàÿRr'Î/ 3 ÇÊÊÈ  
Artinya,
“Sesungguhnya Allah tidak merubah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan”

HadirinRohimakumullah
Adapun ciri-ciri kesuksesan dijelaskan didalam Al-Qur’an surat At Thalaq[65]: 2-3 yang artinya, “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluann)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagitiap-tiap sesuatu”.
Jadi, kesuksesan dapat di raih dengan bertakwa yaitu, menjalankan perintah Allah dan menjahui larangannya, kemudian kita berusaha dengan apa yang kita cita-citakan, setelah itu kita bertawakkal kepada Allah (pasrah atas hasil usaha kita).
Hadirin Rohimakumullah
Keberhasilan bukan untuk diramalkan, tetapi untuk dibangun.

اخر الكلم
والله موفق الى اقوم الطارق
والسلام عليكم ورحمه الله وبركاته

13 komentar:

  1. alhamdulillah, trimakasih pencerahannya Nyai. coba ke depan dipercantik lagi bahasanya. ditunggu pencerahan-pencerahan lainnya ya.

    BalasHapus
  2. AKU, Ambisi + keinginan + usaha dan do'a..
    Harus segera diterapkan dalam hidup..
    trimakasih mbak :))

    BalasHapus
  3. siiph.. siapa yang bersungguh-sungguh menggapai cita dihari esok pasti akan kita dpatkan !!

    BalasHapus
  4. Nice,.." Semoga Tercapai Cita-citanya dan Ilmunya manfa'at nYaii..:)

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. sangat pas untuk kita terapkan...
    Usaha dan Do'a menjadi titik pusat dalam meraih cita2...

    sukses untuk kedepannya..
    jadilah Da'iyah yg memberikan motivasi bagi para mad'u nya... :)

    BalasHapus
  7. Subhanallah.. smg kita kelak menjadi ibu yg ideal buat anak2 kita :)

    BalasHapus
  8. amiin... semoga kita semua nantinya menjadi ortu yang ideal

    BalasHapus
  9. Subhanallah,.. smga kita temasuk hamba2Nya yg ideal dunia akhirat... aamiin..

    BalasHapus
  10. سُبْحَانَ اللّه
    kata2 yang bisa memotifasi "Keberhasilan bukan untuk diramalkan, tetapi untuk dibangun"

    BalasHapus
  11. SubhaanAllaah, terima kasih ilmunya, tetap semangat dalam berkarya, baarakallaah :)

    BalasHapus
  12. smga dapat menginspirasi dan memotivasi kawula muda saat ini untuk tetap menjaga dan memperkokoh keimanannya di zaman yg serba modern saat ini...Fastabiqul Khoirot!

    BalasHapus