Menjadi
Orang tua yang Ideal bagi Anak
السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِ الْعَالَمِيْن وَبِهِ
نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُوُرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ
عَلَى اَشْرَفِ
لْاَنْبِيَاءِوَالَمُرْسَلِيْن سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى
الِهِ وَ صَحْبِهِ اَجْمَعِيْن اَمَّا بَعْدُ
Hadirin Rohimakumullah.
Ada sebuah pepatah mengatakan,…
Jika anak dibesarkan dengan Permusuhan, Ia belajar Berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan Dorongan, Ia belajar Percaya Diri
Jika anak dibesarkan dengan Pujian, Ia belajar Menghargai
Jika anak dibesarkan dengan Kasih Sayang dan Persahabatan, Ia belajar
Menemukan Cinta dan Kehidupan.
Hadirin Rohimakumullah.
Menjadi Orang tua ideal
sungguh tak segampang membalikkan telapak tangan. Lebih mudah mengucapkannya dari
pada mempraktikkannya. Akan tetapi, setiap orang harus mempunyai impian untuk menjadi
orang tua yang ideal. Sebab, setiap manusia akan mengalami fase yang mesti ditempuh,
yakni menjadi orang tua. Pada saat itulah, jika ingin memiliki anak yang
berbakti dan shalih, maka tidak ada pilihan kecuali bersedia dan berusaha untuk
menjadi orang tua yang ideal.
Dalam Islam, orang tua memiliki kedudukan yang sangat tinggi terhadap
anak-anaknya. pemuliaan yang tidak diberikan Allah selain kepada orang tua.
Al-Qur’an telah banyak memberikan isyarat dan tuntunannya kepada manusia tentang
bagaimana mendudukkan orang tua sebagai objek pengabdian dan bakti yang cukup penting.
Allah Swt. Berfirman:
(#rßç6ôã$#ur ©!$# wur (#qä.Îô³è@ ¾ÏmÎ/ $\«øx© ( Èûøït$Î!ºuqø9$$Î/ur $YZ»|¡ômÎ) ÇÌÏÈ
Artinya:
“Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu
pun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua….” (QS. An-Nisaa’ [4]: 36)
Hadirin Rohimakumullah.
Akan tetapi, perlu disadari oleh para orang tua bahwa kedudukan dan
kemuliaan yang begitu tinggi itu tidak diberikan oleh Allah Swt secara cuma-Cuma.
Namun, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai posisi tersebut. Keutamaan derajat
yang diberikan oleh Allah Swt. Itu rupanya menuntut kewajiban dan tanggung jawab
besar yang harus ditunaikan orang tua kepada anak-anaknya itulah harga yang
harus dibayarkan, sebanding dengan tingginya posisi yang diberikan.
Untuk mempertanggung jawabkan diberikan oleh Allah Swt tersebut,
orang tua harus senantiasa berusaha memikul tanggung jawab itu dengan sebaik-baiknya.
Ia harus mampu mengembang amanah itu dengan penuh kesungguhan. Ia harus selalu berusaha
untuk menjadi orang tua yang ideal bagianak-anaknya. Dan untuk lebih jelas mengenai
apa dan bagaimana orang tua ideal itu, berikut ini akan saya paparkan sebagai berikut:
1.
Ideal dalam Tanggung
Jawab
Secara umum, ada tiga tanggung jawab pokok yang harus dipikul oleh setiap
orang tua.Tiga hal yang prinsip ini mencakup berbagai macam elemen penting dalam
kehidupan seorang anak. Jika satu saja dari ketiga hal pokok tersebut gagal dilaksanakan,
maka gagallah ia menjadi orang tua yang ideal. Nopo mawon buk, mbaak,, !!!
a.
Orang Tua Harus
Mampu Menjadi Pemimpin
b.
Memberi Nafkah
c.
Mendidik
2.
Ideal dalam Berhubungan
dengan Anak
Hubungan
yang baik selalu didasarkan pada sikap saling memahami dan tidak ada yang
merasa bahwa yang satu lebih penting dari yang lain, yang satu lebih merasa benar
dari yang lainnya. Begitu juga dalam keluarga sejatinya, pola hubungan yang
baik antara anak dengan orang tua dapat memberi manfaat dalam kebaikan.
Betapa
bahagianya orang tua ketika menyaksikan seorang anak yang selalu bersemangat dalam
mencari ilmu serta antusias mengembangkan bakat dan segala potensinya. Subhanallaaahhh…..,
sebaliknya, betapa sedihnya mereka jika anak tidak bersemangat, tidak ingin apa-apa,
keras kepala, selalu ingin menang sendiri, menutup telinga terhadap nasihat
yang baik, bahkan tidak pernah membuat orang tuanya bahagia. Naudzubillah.
Ada
hal yang harus menjadi kesepahaman bersama antara orang tua dengan anak dalam masalah
hubungan atau komunikasi. Yaitu, Selaluberkomunikasi, komunikasi menyebabkan
hubungan orang tua dan anak terjalin dengan baik. Karena dalam komunikasi,
orang tua dan anak sama-sama bersedia untuk saling memahami. Bersahabat dengan
anak, setiap orang, apalagi anak-anak, membutuhkan orang lain sebagai tempat
berbagi, bercerita, bercanda, dan berkelu-kesah. Sudah barang tentu, orang
tualah pihak yang paling tepat menjadi tempat curhat anak. Karena, orang
tua lebih memahami dan memiliki harapan-harapan tertentu pada anak.
Hadirin Rohimakumullah.
Maka dari itu marilah kita mempersiapkan diri untuk menjadi orang
tua yang ideal bagi anak-anak kita. Mungkin sebagian orang tua, menjadi sahabat
bagi anak mungkin bukan hal biasa dan mudah karena mereka beranggapan bahwa itu
adalah hal yang wajar. Akan tetapi, bagi sebagian lainnya, hal itu sangatlah sulit.
Tidak mungkin mereka menjadi sahabat bagi anak yang notebane berusia lebih muda
darinya. Namun, bagaimana pun, orang tua harus belajar menjadi sahabat anak. Sebab,
dengan begitu, akan lebih mudah bagi orang tua untuk mendidik dan menjalin hubungan
dengan anak.
Hadirin Rohimakumullah,
اخر الكلم
والله موفق الى اقوم الطارق
والسلام عليكم ورحمه
الله وبركاته
kereeeen.. ditunggu postingan berikutnya sob.. :) jgn lupa comment di blog ane yee... www.sasipean.blogspot.com
BalasHapusSubhanallah..
BalasHapusYang sering ya postingnya, buat nambah ilmu.. makasih :)
mana ini bhsa jawanya? hehehe
BalasHapuscalon ibu,,,, :D
BalasHapus(y)
Very ice bu Nyaii..(y)
BalasHapusSemoga menjadi IBU yang Bijak kelak. AaMiin.
good nyai..
BalasHapusnext monggo latian nulis konten dakwah dg dibalut argumen sendiri yaa..:)
semangaaaat^^9
subhanallah...:)
BalasHapussmoga bisa menjadi contoh ibu2 yg lain...:)
BalasHapusسُبْحَانَ اللّه
BalasHapuscalon orang tua yang ideal.. :)
SubhaanAllaah bagus, semoga tetap semangat dalam berkarya, semangat :)
BalasHapus