Minggu, 09 Maret 2014

Menjadi Orang tua yang Ideal bagi Anak

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِ الْعَالَمِيْن وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُوُرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَفِ 

لْاَنْبِيَاءِوَالَمُرْسَلِيْن سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِهِ وَ صَحْبِهِ اَجْمَعِيْن اَمَّا بَعْدُ
Hadirin Rohimakumullah.
Ada sebuah pepatah mengatakan,…
Jika anak dibesarkan dengan Permusuhan, Ia belajar Berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan Dorongan, Ia belajar Percaya Diri
Jika anak dibesarkan dengan Pujian, Ia belajar Menghargai
Jika anak dibesarkan dengan Kasih Sayang dan Persahabatan, Ia belajar Menemukan Cinta dan Kehidupan.
Hadirin Rohimakumullah.
Menjadi Orang  tua ideal sungguh tak segampang membalikkan telapak tangan. Lebih mudah mengucapkannya dari pada mempraktikkannya. Akan tetapi, setiap orang harus mempunyai impian untuk menjadi orang tua yang ideal. Sebab, setiap manusia akan mengalami fase yang mesti ditempuh, yakni menjadi orang tua. Pada saat itulah, jika ingin memiliki anak yang berbakti dan shalih, maka tidak ada pilihan kecuali bersedia dan berusaha untuk menjadi orang tua yang ideal.
Dalam Islam, orang tua memiliki kedudukan yang sangat tinggi terhadap anak-anaknya. pemuliaan yang tidak diberikan Allah selain kepada orang tua. Al-Qur’an telah banyak memberikan isyarat dan tuntunannya kepada manusia tentang bagaimana mendudukkan orang tua sebagai objek pengabdian dan bakti yang cukup penting. Allah Swt. Berfirman:

(#rßç6ôã$#ur ©!$# Ÿwur (#qä.ÎŽô³è@ ¾ÏmÎ/ $\«øx© ( Èûøït$Î!ºuqø9$$Î/ur $YZ»|¡ômÎ) ÇÌÏÈ 

Artinya:
“Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua….” (QS. An-Nisaa’ [4]: 36)
Hadirin Rohimakumullah.
Akan tetapi, perlu disadari oleh para orang tua bahwa kedudukan dan kemuliaan yang begitu tinggi itu tidak diberikan oleh Allah Swt secara cuma-Cuma. Namun, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai posisi tersebut. Keutamaan derajat yang diberikan oleh Allah Swt. Itu rupanya menuntut kewajiban dan tanggung jawab besar yang harus ditunaikan orang tua kepada anak-anaknya itulah harga yang harus dibayarkan, sebanding dengan tingginya posisi yang diberikan.
Untuk mempertanggung jawabkan diberikan oleh Allah Swt tersebut, orang tua harus senantiasa berusaha memikul tanggung jawab itu dengan sebaik-baiknya. Ia harus mampu mengembang amanah itu dengan penuh kesungguhan. Ia harus selalu berusaha untuk menjadi orang tua yang ideal bagianak-anaknya. Dan untuk lebih jelas mengenai apa dan bagaimana orang tua ideal itu, berikut ini akan saya paparkan sebagai berikut:
1.     Ideal dalam Tanggung Jawab
Secara umum, ada tiga tanggung jawab pokok yang harus dipikul oleh setiap orang tua.Tiga hal yang prinsip ini mencakup berbagai macam elemen penting dalam kehidupan seorang anak. Jika satu saja dari ketiga hal pokok tersebut gagal dilaksanakan, maka gagallah ia menjadi orang tua yang ideal. Nopo mawon buk, mbaak,, !!!
a.       Orang Tua Harus Mampu Menjadi Pemimpin
b.      Memberi Nafkah
c.       Mendidik

2.     Ideal dalam Berhubungan dengan Anak
Hubungan yang baik selalu didasarkan pada sikap saling memahami dan tidak ada yang merasa bahwa yang satu lebih penting dari yang lain, yang satu lebih merasa benar dari yang lainnya. Begitu juga dalam keluarga sejatinya, pola hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dapat memberi manfaat dalam kebaikan.
Betapa bahagianya orang tua ketika menyaksikan seorang anak yang selalu bersemangat dalam mencari ilmu serta antusias mengembangkan bakat dan segala potensinya. Subhanallaaahhh….., sebaliknya, betapa sedihnya mereka jika anak tidak bersemangat, tidak ingin apa-apa, keras kepala, selalu ingin menang sendiri, menutup telinga terhadap nasihat yang baik, bahkan tidak pernah membuat orang tuanya bahagia. Naudzubillah.
Ada hal yang harus menjadi kesepahaman bersama antara orang tua dengan anak dalam masalah hubungan atau komunikasi. Yaitu, Selaluberkomunikasi, komunikasi menyebabkan hubungan orang tua dan anak terjalin dengan baik. Karena dalam komunikasi, orang tua dan anak sama-sama bersedia untuk saling memahami. Bersahabat dengan anak, setiap orang, apalagi anak-anak, membutuhkan orang lain sebagai tempat berbagi, bercerita, bercanda, dan berkelu-kesah. Sudah barang tentu, orang tualah pihak yang paling tepat menjadi tempat curhat anak. Karena, orang tua lebih memahami dan memiliki harapan-harapan tertentu pada anak.

Hadirin Rohimakumullah.
Maka dari itu marilah kita mempersiapkan diri untuk menjadi orang tua yang ideal bagi anak-anak kita. Mungkin sebagian orang tua, menjadi sahabat bagi anak mungkin bukan hal biasa dan mudah karena mereka beranggapan bahwa itu adalah hal yang wajar. Akan tetapi, bagi sebagian lainnya, hal itu sangatlah sulit. Tidak mungkin mereka menjadi sahabat bagi anak yang notebane berusia lebih muda darinya. Namun, bagaimana pun, orang tua harus belajar menjadi sahabat anak. Sebab, dengan begitu, akan lebih mudah bagi orang tua untuk mendidik dan menjalin hubungan dengan anak.
Hadirin Rohimakumullah,

اخر الكلم
والله موفق الى اقوم الطارق
والسلام عليكم ورحمه الله وبركاته

10 komentar:

  1. kereeeen.. ditunggu postingan berikutnya sob.. :) jgn lupa comment di blog ane yee... www.sasipean.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Subhanallah..
    Yang sering ya postingnya, buat nambah ilmu.. makasih :)

    BalasHapus
  3. mana ini bhsa jawanya? hehehe

    BalasHapus
  4. Very ice bu Nyaii..(y)
    Semoga menjadi IBU yang Bijak kelak. AaMiin.

    BalasHapus
  5. good nyai..
    next monggo latian nulis konten dakwah dg dibalut argumen sendiri yaa..:)
    semangaaaat^^9

    BalasHapus
  6. smoga bisa menjadi contoh ibu2 yg lain...:)

    BalasHapus
  7. سُبْحَانَ اللّه
    calon orang tua yang ideal.. :)

    BalasHapus
  8. SubhaanAllaah bagus, semoga tetap semangat dalam berkarya, semangat :)

    BalasHapus